Utama
[Utama][column1]
SerasiNews.com, Simpang Empat – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat terus meningkatkan upaya pemberantasan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukumnya. Dalam patroli dan penertiban yang dilakukan di sejumlah lokasi, petugas menemukan bekas aktivitas tambang ilegal serta berbagai sarana pendukung yang kemudian dimusnahkan di tempat.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengatakan patroli dilakukan di wilayah Kecamatan Gunung Tuleh dan Kecamatan Talamau dengan melibatkan 20 personel gabungan dari Satreskrim Polres Pasaman Barat dan Polsek Gunung Tuleh.
Patroli yang berlangsung pada 1 hingga 2 Juni 2025 itu menyasar kawasan Simpang Lolo, Jorong Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Tim kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan menuju titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas tambang emas ilegal.
Petugas melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai guna mendeteksi adanya kegiatan pertambangan tanpa izin. Hasilnya, tidak ditemukan aktivitas penambangan yang sedang berlangsung. Namun, tim menemukan sejumlah lubang bekas galian yang diduga merupakan lokasi tambang ilegal.
Selain itu, petugas juga menemukan beberapa pondok semi permanen, box kayu, dan puluhan jeriken berisi minyak yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas penambangan emas ilegal.
Menurut Agung, tidak ditemukannya para pelaku di lokasi diduga karena keberadaan petugas telah diketahui lebih dahulu sehingga mereka memilih melarikan diri untuk menghindari penindakan.
“Saat ini tim gabungan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kepemilikan pondok maupun peralatan yang ditemukan di lokasi,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, petugas langsung memusnahkan pondok semi permanen, box kayu, dan jeriken minyak yang ditemukan dengan cara dibakar di lokasi.
Kapolres menegaskan bahwa patroli dan penindakan terhadap aktivitas penambangan emas ilegal akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan dari dampak kerusakan akibat pertambangan ilegal.
“Patroli rutin akan terus kami laksanakan sebagai bentuk penindakan tegas terhadap para pelaku maupun pemodal tambang emas ilegal,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan tanpa izin karena selain melanggar hukum, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan ekosistem dalam jangka panjang.
Polres Pasaman Barat, lanjutnya, telah membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas tambang emas ilegal. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan tambang ilegal di wilayah Pasaman Barat.(**)
SerasiNews.com, Padang – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang melalui Satuan Lalu Lintas akan menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 yang berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kota Padang.
Melalui poster resmi yang mulai disosialisasikan kepada masyarakat, Polresta Padang mengajak seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K. menegaskan bahwa Operasi Patuh Singgalang bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
"Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, memakai sabuk pengaman, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan," ujar Kapolresta.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu, masyarakat diharapkan menjadi pelopor keselamatan dan memberikan contoh yang baik dalam berkendara.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata, S.T.K., S.I.K. mengajak masyarakat untuk menjadikan Operasi Patuh Singgalang 2026 sebagai momentum meningkatkan disiplin berlalu lintas.
"Kami mengimbau pengendara sepeda motor agar selalu menggunakan helm SNI, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, tidak melawan arus, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa," katanya.
AKP Riwal menambahkan bahwa selama pelaksanaan operasi, petugas akan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, disertai penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Melalui Operasi Patuh Singgalang 2026, Polresta Padang berharap terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat di tengah masyarakat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan dan keselamatan pengguna jalan semakin meningkat.
"Patuhi batas kecepatan, taati rambu dan marka jalan, gunakan helm SNI serta lengkapi perlengkapan keselamatan. Keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban," tutup Kasat Lantas.
(Rini)
Pada hari Sabtu bertepatan dengan malam Minggu hari yang begitu indah dilangit terang bulan yang begitu terang seterang hati Panitia UPA. Bertepatan pada saat ini Panitia UPA menyusun Rapat kedua untuk musyawarah UPA.
Panitia yang hadir saat ini di antaranya, Ketua Pelaksana UPA Hendrizon, SH., MH., Ade Gustari, SH., CPM., Mukhni Wendi, SH., Ronny Liswandi, SH., MH.
Para yang hadir sangat antusias terlaksananya UPA( Ujian Profesi Advokat). Semua Panitia yang hadir menyampaikan saran dan pendapat untuk terlaksananya UPA tersebut.
Hendrizon, SH., MH. selaku ketua pelaksana menyampaikan, bahwa dengan terlaksananya UPA kami Peradi RBA akan melahirkan Pengacara/ Penasehat Hukum yang handal untuk masa depan, jelasnya.
Ditambahkan lagi, agar yang akan lulus bisa lebih profesinal menjalankan tugas profesi advokat.
Ditambahkan oleh anggota Panitia, Ade Gustari, saya sangat mendukung dengan lahirnya advokat baru untuk masa depan agar bermanfaat bagi Masyarakat Sumbar dan Indonsia pada umumnya terutama bagi mereka yang mencari keadilan.
Disela- sela gurau Ade Gustari, SH., mengatakan, dengan berkumpul berpendapat untuk satu tujuan agar terlaksananya UPA lancar, aman dan terkendali.
Sebagai Drafting dalam rapat Mukhni Wendi, SH. mengukapkan, dengan alotnya masing- masing anggota Panitia menyampaikan pendapatnya, saya sangat bangga dan menyetujui kesepakatan rapat bersama tanpa ada paksaan.
Ditambahkanya, dengan alotnya masing-masing pendapat anggota panitia maka terciptalah sebuah kesimpulan yang sangat luar biasa.
Anggota Panitia Ronny Liswandi, SH., MH. mengatakan, bahwasanya hasil rapat kedua saat ini menghasilkan buah pikiran sesuai yang kami harapkan bersama.
Tepat jam 23 Wib mufakat Panitia UPA kedua telah tercapai dengan hasil Hasil rapat kami. (**)