Latest Post


Musibah kebakaran dialami warga Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok pada Kamis (13/06/2024). Rumah yang ditempati keluarga itu hangus tak tersisa, salah satunya rumah gadang.

Mendengar kabar tersebut, Emiko Epyardi Asda mendatangi lokasi dan bertemu dengan keluarga korban kebakaran.

Emiko yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Solok itu menyampaikan ucapan turut berduka atas musibah tersebut. Ia secara pribadi membantu semampunya agar warga tersebut tetap tabah.

Dalam pantauan di lokasi, Emiko tampak menyerahkan amplop pribadinya kepada keluarga korban. Selain itu Emiko juga menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Solok, Baznas kepada pemilik rumah.

“Mungkin bantuan ini setidaknya dapat membantu mengurangi beban bapak ibu atau keluarga yang rumahnya terbakar. Kami berharap bapak ibu tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini,”ujarnya.

Selain beras, mi instan, telur, dan terpal, dinas lainnya seperti Disdukcapil juga menyerahkan dokumen catatan sipil yang baru. Dinas Lingkungan Hidup juga ikut membantu membersihkan sisa-sia kebakaran.

Sebelumnya kebakaran hebat terjadi di Nagari Salayo, pada Rabu (12/6) sekitar pukul 15.30 WIB. Dua rumah permanen dan satu rumah gadang hangus terbakar.


Sumbar, Serasinews.com - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH membuka kegiatan pembinaan peningkatan kemampuan (Binkatpuan) PPNS yang diikuti oleh, Kasikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Sumbar, Penyidik Ditlantas Polda Sumbar, Penyidik Ditpolair Polda Sumbar, Kasat Reskrim Polres/TA jajaran Polda Sumbar sebagai pengembang fungsi korwas PPNS, PPNS Dinas/Instansi/Balai tingkat Provinsi serta Kasatpol PP Provinsi/Kab/Kota.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Korwas PPNS Bareskrim Polri ini, dalam upaya meningkatkan kemampuan para penyidik dalam melaksanakan tugas dibidang pembinaan terhadap PPNS, guna mewujudkan PPNS yang profesional sesuai dengan ketentuan KUHAP, Kamis (13/6) di Ballroom Hotel Mercure Padang. 

Kapolda menyampaikan, berdasarkan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian RI, telah diatur tugas pokok Polri, antara lain memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada Pasal 14 huruf F katanya, dalam melaksanakan tugas pokok tersebut kepolisian RI bertugas melakukan koordinasi, pengamanan dan pembinaan tekhnis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil dan bentuk-bentuk pam swakarsa.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, sebagai alat negara penegak hukum berdasarkan Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang KUHAP, maka Polri mempunyai tanggung jawab.

"Kedalam, Polri melalui fungsi reskrim melakukan penyelidikan dan penyidikan. Keluar, Polri melaksanakan koordinasi, pengawasan dan pembinaan tekhnis penyidikan terhadap PPNS," katanya. 

Menyikapi peran PPNS dalam menegakkan hukum yang belum optimal sebut Irjen Pol Suharyono, telah memberikan dorongan kepada jajaran Polri, untuk ikut serta meningkatkan kinerjanya melalui kegiatan pembinaan terhadap PPNS. 

Selain itu katanya, dalam pelaksanaan pembinaan kepada PPNS, penyidik Polri wajib memenuhi ketentuan seperti yang diatur dalam ketentuan KUHAP maupun peraturan Undang-Undang lain.

"Untuk itu maka pada hari ini akan dilakukan kegiatan binkatpuan, yang menjelaskan ttg jenis, pola dan standar kompetensi diklat PPNS guna meningkatkan kemampuan fungsi pembinaan serta pelaksanaan korwas kepada PPNS," ujarnya. 

Pada kesempatan ini pula, Tim akan menjelaskan PERKAP (Peraturan Kapolri)
Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Manajemen Penyidikan oleh  PPNS dan PERKAP Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Koordinasi, Pengawasan Dan Pembinaan Bagi PPNS.

Perlu disadari bahwa dalam implementasi PERKAP Nomor 26 Tahun 2011, PERKAP Nomor 6 Tahun 2010 dan PERKAP Nomor 20 Tahun 2010, tidak mudah dilaksanakan. Sebab kondisi PPNS masih terdapat kendala atau hambatan yang dihadapi antara lain dari Undang-Undang yang menjadi dasar hukum PPNS.

Dengan terbitnya beberapa Undang-Undang yang memberikan kewenangan kepada PPNS tertentu untuk melakukan penyidikan dan acara penyidikannya yang inkonsistensi dengan KUHAP, telah menimbulkan kerancuan mekanisme dan kepastian hukum dalam melakukan korwas.

"Untuk itu dalam forum giat binkatpuan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana diskusi dengan memberi tanggapan atau masukan yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi," ujarnya. 
 
Melalui giat binkatpuan ini, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono berharap agar masalah yang ada dapat teratasi. 

"Penyidik Polri dengan memahami dan melaksanakan tugas sebagai pengemban fungsi korwas diharapkan dapat berperan aktif dalam pelaksanaan tugas dilapangan," pungkasnya. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Pejabat Utama Polda Sumbar.(*)



Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, SSDM Polri menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah penghargaan _He For She_ 2024. Ini merupakan ajang penghargaan yang pertama kali diadakan di instansi Polri. 

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye He For She dari UN Women. Ketua Penilaian Lomba yang diadakan SSDM Polri 2024, Kombes Pol Widy Saputra, mengatakan sejak awal Polri selalu mendukung perempuan berkarir di Kepolisian. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan Polri.

“He for She award dapat diikuti oleh semua Polda jajaran. Syaratnya peserta harus menunjukkan komitmen dukungan mereka dalam bentuk tulisan dan video. Penilaiannya nanti tergantung pada inovasi dan kreativitas peserta selain komitmen dukungan terhadap Perempuan tentunya,” ujar Kombes Pol Widy Saputra.

Polri sudah lama memberikan dukungan kepada Polwan-Polwan agar nyaman berkarir di Kepolisian. Saat ini semakin banyak Polwan yang menduduki posisi strategis di instansi Polri. Kuota penerimaan Polwan setiap tahun juga terus ditambah.

Polri memandang keberadaan Polwan sangat strategis untuk penyelesaian kasus-kasus dengan korban yang didominasi perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan tindak pidana perdagangan orang. 

Perhatian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan mengajukan pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang yang disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. 

Atas dukungan terhadap Perempuan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tahun 2023 mendapat penghargaan He for She dari International Association of Women Police atau Asosiasi Polwan Internasional atas dedikasinya mendorong kemajuan Perempuan di Kepolisian. 

Jenderal Pol Listyo Sigit juga dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan dan memajukan perempuan di Kepolisian.

Pakor Polwan RI, Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan ruang berkarir di Kepolisian semakin terasa lebih ramah bagi Perempuan. 

“Belum lama ini kami menerima audiensi UN Women. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan komitmen UN Women untuk mendukung upaya Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan di lingkungan Polri,” ujar Jenderal Perempuan Bintang satu ini. 

Lebih lanjut Brigjen Pol Desy Andriani mengatakan dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi potensi kerjasama antara Polri dan UN Women.



Agus Salim - Semangat berkurban karyawan/ti Perumda Air Minum Kota Padang terus meningkat setiap tahunnya. Jika tahun lalu hanya bisa mengumpulkan 72 ekor hewan kurban yakni 48 sapi dan 24 kambing, hari raya Idul Adha tahun ini meningkat jadi 89 ekor, yakni 51 ekor sapi dan 38 ekor kambing.

Penyerahan hewan kurban ini dilakukan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Padang Andree Algamar di halaman parkir Perumda AM Padang Jalan Sawahan, Kamis (13/6). 
Turut hadir Pj Sekko Padang Yosefriawan, Direksi dan Dewas Perumda Air Minum Kota Padang.
Dalam sambutannya, Pj Wako sangat mengapresiasi semangat berkurban karyawan/ti Perumda AM Padang yang selalu meningkat setiap tahunnya. Ia berharap ke depan antusias berkurban tetap dipertahankan dan jumlah hewan kurban juga ditingkatkan. 

“Mudah-mudahan menjadi amal ibadah bagi kita semua, Berkurban bisa menghindarkan kita dari hal-hal yang buruk. Dengan berkurban rezeki kita juga bakal lancar mengalir bak air"

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, @hendrapebrizal76, mengatakan hewan kurban sebanyak 89 ekor tersebut berasal dari karyawan/ti Perumda AM Padang yang dicicil dari gaji setiap bulannya. 

“Hewan kurban ini adalah kendaraan kita ke surga nantinya. Kurban tidak mengurangi rezeki kita, malah bertambah. Kurban justru bisa menghindarkan kita dari musibah atau bencana,” 

Selain dari karyawan/ti, hewan kurban juga ada yang berasal dari mitra relasi Perumda AM Padang, seperti Bank Nagari dan lainnya. 

Semoga hewan kurban ini bermanfaat bagi penerima dan masyarakat umumnya.


Arosuka - Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, Msi membuka secara resmi sekaligus sebagai pemateri dalam acara Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pengukuhan Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di aula perpustakaan daerah Koto Baru, Kamis (13/06/2024).

Kabupaten Solok merupakan Kabupaten pertama di Sumatera Barat yang  mendeklarasikan kecamatan tangguh bencana ini. Adapun peserta sosialisasi ini adalah  Camat se-Kabupaten Solok dan pejabat serta anggota TRC BPBD Kabupaten Solok.

Hadir sebagai narasumber dari BPBD Provinsi Sumatera Barat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Fajar Sukma S.Pd dengan materi Manajemen Tanggap Darurat. Selain itu juga ada penyampaian  materi Manajemen Resiko Bencana oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Drs.Irwan Effendi.

Sekretaris Daerah menyampaikan di Kabupaten Solok, kita menghadapi tantangan bencana yang signifikan. Ketersediaan sumber daya memainkan peran kunci dalam penanggulangan bencana. Namun, tanggung jawab ini tidak hanya terletak pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melainkan juga melibatkan semua pemangku kepentingan.

"Kedepannya, kita harus membangun sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadapi bencana secara terintegrasi. Dengan demikian, setiap komponen pemerintah akan merasa terlibat dan berkontribusi.” tegas Medison.(Admin)




Tim Terjun Payung Polri yang tergabung dalam Timnas Terjun Payung Indonesia mengikuti Kejurnas Asia dan Kejuaraan Dunia 5th FAI World Cup Indoor Skydiving and 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championships. Kejuaraan yang digelar mulai 16-20 April 2024 di GoAirborne Indoor Skydiving Macau China diikuti 30 negara untuk Kejuaraan Dunia dan 10 negara untuk Kejuaraan Asia.

Adapun pesertanya sebanyak 250 dengan 95 tim dengan nomor kejuaraan yang diikuti yakni 4 Way Female.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kontingen Indonesia terdiri dari Kelompok Komando terdiri dari 2 personel atas nama Kombes Pol Christiyanto Goetomo dan AKBP Abdul Fitri.

"Ketua kontingen satu personel atas nama AKBP Bayuaji Yudha Prajas," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/6/2024).

Official tim terdiri dari 3 personel yakni AKBP Kevin Leleury, Ardya Rifiantara (Komite Terpa Fasi), dan Dwi Waskito (Komite Terpa Fasi).

Atlet 4 Way Female yang mengikuti kejuaraan sebanyak 5 personel atas nama Brigpol Nur Fauziah Anwari Puteri (sebagai katim), Bripda Melia Roza, Bripda Elisabeth Putri Pratiwi, Bripda Nabila Keysha dan Bripda Jilfarianti Nadar.

"Adapun hasil yang dicapai dalam Kejuaraan Dunia 5th World Cup Indoor Skydiving, Tim Putri meraih peringkat 5 nomor 4 way formation skydiving female dan Kejuaraan Asia 1st Asian Indoor Skydiving Championships, Tim Putri meraih juara 2 nomor 4 way formation skydiving female," katanya.


Sumbar, Serasinews.com - Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan (Pessel) beserta Kanit Tipidkor diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Barat. 

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Kasat Reskrim dan Kanit Tipidkor Polres Pessel tersebut. 

"Iya benar. Kasat Reskrim dan Kanit Tipidkor Polres Pessel sedang dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam," katanya, Jumat (7/6).

Dirinya menampik terkait dua personel tersebut diperiksa karena kasus narkoba. Namun pemeriksaan itu terkait adanya laporan atau pengaduan masyarakat (dumas) dari masyarakat ke Polda Sumbar. 

"Bukan karena narkoba. Tapi terkait pemeriksaan dalam rangka penyelidikan karena ada dumas, berupa surat kaleng dari masyarakat yang masuk ke Polda Sumbar," terangnya. 

Dirinya menjelaskan, dengan adanya pemeriksaan tersebut, menandakan bahwa polri peduli dan respon terhadap setiap pengaduan masyarakat.

"Baik pengaduan langsung atau melalui surat ke Polda Sumbar," ujarnya. 

Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang merasa tidak puas dengan pelayanan kepolisian di jajaran Polda Sumbar, mempersilahkan melaporkan ke Bidpropam Polda Sumbar seperti yang saat ini terjadi pada Kasat Reskrim dan Kanit Tipidkor Polres Pessel.

"Tujuannya agar kita (polri) menjadi lebih baik. Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dan dicintai masyarakat," pungkasnya.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.